Senin, 19 November 2018

DAMPAK IFTEK TERHADAP MORAL UMAT



Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di satu sisi memang berdampak positif, yakni dapat memperbaiki kualitas hidup manusia.Berbagai sarana modern industri, komunikasi, dan transportasi, misalnya, terbukti amat bermanfaat. Tapi di sisi lain, tak jarang iptek berdampak negatif karena merugikan dan membahayakan kehidupan dan martabat manusia. Perkembangan iptek, adalah hasil dari segala langkah dan pemikiran untuk memperluas, memperdalam, dan mengembangkan iptek (Agus, 1999). Kesejahteraan dan kemakmuran material (fisikal) yang dihasilkan oleh perkembangan Iptemodern tersebut membuat banyak orang lalu mengagumi dan meniru-niru gaya hidup peradaban Barat tanpa dibarengi sikap kritis terhadap segala dampak negatif dan krisis multidimensional yang diakibatkannya. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang membuat negara maju lebih maju dibanding dengan negara berkembang. Diantaranya Pendidikan, ketidakmampuan negara kita mengelola sumber daya alam yang dimiliki, dan perbedaan penggunaan waktu yang dimiliki.
Kemajuan iptek yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Akan tetapi kenyataan memprihatikan ini sangat ironis. Umat Islam yang mewarisi ajaran suci Ilahiah dan peradaban dan Iptek Islam yang jaya di masa lalu, justru kini terpuruk di negerinya sendiri, yang sebenarnya kaya sumber daya alamnya, namun miskin kualitas sumberdaya manusianya (pendidikan dan Ipteknya).
Produk-produk yang dihasilkan oleh Iptek, diantaranya  Kloning dan Bayi Tabung. Disini diperdebatkan bahwa apakah produk-produk IPTEK seperti bayi tabung dan kloning merupakan hal yang dibenarkan dalam Islam ? Kloning adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya pada makhluk hidup tertentu baik berupa tumbuhan, hewan, maupun manusia. Sedangkan proses bayi tabung merupakan proses yang di gunakan dengan metode antara sel sperma suami dengan sel telur isteri.
Salah satu upaya menanggulangi pengaruh keadaan zaman yang seperti sekarang ini adalah dimulai dari keluarga, bagaimana pendekatan orang tua dengan anak dan kedekatan anak dengan orang tua, banyak anak yang tidak suka kegiatannya diperhatikan oleh orang tuanya, disini peran aktif orang tua untuk mencari cara mendekati anaknya sehingga bisa mengontrol anak-anak nya. Dalam menghadapi perkembangan budaya manusia dengan perkembangan IPTEK yang sangat pesat, dirasakan perlunya mencari keterkaitan antara sistem nilai dan norma-norma Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar